Makna dan Filosofi Ibu Pertiwi


Sahabat yang budiman! Ibu Pertiwi merupakan sebuah  gaya bahasa/majas personifikasi yang bermakna tanah air Indonesia. Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang menggambarkan suatu benda yang seolah olah benda tersebut hidup dengan memberikan sifat-sifat seolah mereka melakukan sesuatu layaknya manusia.

Ibu Pertiwi merupakan personifikasi  dari perwujudan tanah air Indonesia yang terdiri bumi,  air dan seluruh kekayaan alam yang terkandung didalamnya dan memberikan kehidupan bagi seluruh rakyat Indonesia dan harus dipertahankan sampai titik darah penghabisan.

Yang menarik adalah konsep kata “ibu”  yang menjadi kiasan tanah air Indonesia. Mungkin banyak pertanyaan, mengapa harus menggunakan kata “ibu” untuk mengilustrasikan tanah air Indonesia?.

Sahabat yang budiman! Konsep ibu sebagai tanah air ternyata bukan hal baru dalam penyebutan tanah air pada sebuah negara. Kata ibu untuk menyebut tanah air bukan hanya cuma dikenal di Indonenesia. Kata ibu juga digunakan di negara-negara seperti Australia, Kanada, Rusia dan juga Hungaria.

Negara-negara tersebut menyebut tanah air dengan istilah “motherland”. Dipilihnya kata “ibu” untuk menggambarkan bumi/alam sudah sangat tepat karena pada prinsipnya bumi dan alam mempunyai karakter memberi dan menopang kehidupan.

Sama halnya seperti perempuan yang juga memiliki karakter dan kekuatan serupa dalam menghasilkan dan memelihara kehidupan. Itulah dasar pemikiran mengapa memilih kata “ibu” sebagai personifikasi

Sahabat yang  budiman! Banyak ungkapan dan kiasan yang memberikan semangat kita untuk mencintai ibu pertiwi sebagai wujud cinta tanah air dan bangsa seperti: ibu pertiwi telah memanggil, ibu pertiwi menangis, ibu pertiwi sedang bersusah hati, dan lain-lain.

Ibu Pertiwi juga populer dalam berbagai lagu dan puisi perjuangan bertema patriotik, seperti lagu "Ibu Pertiwi" dan "Indonesia Pusaka".  Dalam lagu kebangsaan "Indonesia Raya", lirik dalam bait "Jadi pandu ibuku", kata "ibu" di sini merujuk kepada Ibu Pertiwi.

Sahabat yang budiman! Dalam situasi yang sedang darurat seperti terjadinya bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor, banjir, kericuhan, kerusuhan, perpecahan, dan juga peristiwa disintegrasi bangsa lainnya.

Lagu ibu pertiwi dan backsoundnya sering diputar untuk kembali menyadarkan kepada kita semua bahwa betapa sedihnya hati seorang ibu ketika melihat semua anak-anaknya terpecah belah dan bercerai berai karena dampak bencana dan juga kerusuhan.

Sahabat yang budiman! Meskipun Ibu Pertiwi populer dalam berbagai lagu dan puisi perjuangan, perwujudan fisik dan citranya jarang ditampilkan di media massa Indonesia tetapi memiliki kekuatan yang maha dahsyat untuk mempersatukan seluruh bangsa Indonesia yang berbeda suku, bangsa, agama, ras dan budaya dibawah naungan Bhineka Tunggal Ika.

Sahabat yang budiman! Banyak pesan yang tersirat dari  makna ibu pertiwi sebagai gambaran tanah air Indonesia. Makna dan inspirasi tersebut selanjutnya akan menjadi pondasi dan dasar yang kuat untuk kita semua sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

Makna dan inspirasi tersebut juga akan sekaligus menjadi titik kulminasi buat kita semua untuk lebih menyayangi ibu pertiwi sebagai tempat berlindung, sebagai tempat hidup kita serta sebagai tempat bernaung baik dalam suka maupun duka. Filosofi inilah yang sebenarnya diinginkan untuk membantu penyadaran kembali terhadap nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme bangsa yang sudah mulai tergerus oleh kemajuan zaman.

Adapun filosofi ibu pertiwi dari cerita tanah air Indonesia berdasarkan makna diatas adalah  sebagai berikut:

1.Memberi tanpa pamrih dan mengayomi tanpa pilih kasih.

Sahabat  yang budiman! Ibu pertiwi akan selalu memberikan semua yang dimilikinya, termasuk hasil bumi dan semua kekayaan yang ada didalamnya tanpa meminta lagi apa yang telah diberikan kepada kita semua. Tetapi sudah semestinya kita yang harus menjaga dan merawatnya agar terhindar dari berbagai ancaman yang dapat datang kapan saja tanpa mengenal waktu.

Banyak kekayaan alam yang ada di Indonesia dan menjadi sumber penghidupan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tetapi tak jarang kita tidak bijak dalam menjaga keseimbangan dan kelestariannya. Kita terkadang justru mengeksploitasinya dalam jumlah besar tanpa memikirkan dampak kelestariannya demi anak cucu kita nanti. Kita seakan egois dengan kepentingan dan keinginan kita saat ini.

Kita terkadang juga dengan sengaja menghabiskan sesuatu yang kita miliki pada saat ini tanpa tujuan pasti. Kepentingan sesaat terkadang lebih dominan daripada logika berpikir kita sebagai orang cerdas. Inilah sikap yang tidak boleh menjadi budaya dalam tatanan mengelola sebuah negara.

Sahabat yang budiman! Selain itu, faktor demografi yang ada di Indonesia menjadi bonus tersendiri buat kita semua sebagai rakyat Indonesia. Faktor demografi berupa keberagaman di bawah naungan Pancasila dan Undang Undanag Dasar 1945 seakan menjadi jawaban buat kita untuk selalu bersatu pada dalam suasana rukun dan damai sepanjang masa.

Sahabat yang budiman! Ibu pertiwi telah membuktikan bahwa apapun yang ibu pertiwi berikan, ibu pertiwi tidak akan pernah minta ganti, yang ada justru ibu pertiwi akan selalu mengayomi dan melindungi kita semua tanpa memandang asal-usul dan dari mana kita berasal.

2.Menyatukan  tanpa pernah membedakan

Sahabat yang budiman! Ibu pertiwi telah menyatukan kita semua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 serta dibawah naungan bendera merah putih sebagai  lambang pemersatu bangsa.

Hal ini menggambarkan kepada kita semua bahwa ibu pertiwi tidak akan pernah membedakan kita berdasarkan asal-usul, suku, agama ras dan budaya kita. Ibu pertiwi telah mengikat kita dalam rumah besar bernama Indonesia. Ibu pertiwi telah mengajak kita semua untuk bersatu padu demi terwujudnya rasa persatuan dan kesatuan.

Selain itu, Ibu pertiwi telah memberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk kita bersatu padu, saling mengenal, saling menghargai, saling toleransi dan juga saling menjaga keutuhannya.

3.Melindungi dan merperjuangkan jati diri tanpa tanpa mengenal kompromi

Sahabat yang budiman! Kalau sudah menyangkut harga diri dan jari diri bangsa, sudah seharusnya kita sepakat untuk memperjuangkannya sampai titik darah penghabisan dan tanpa mengenal istilah kompromi apalagi berkoloni.

Ibu pertiwi telah mengajarkan kepada kita semua tentang pentingnya jati diri bangsa yang harus kita lindungi dan kita jaga. Ibu pertiwi telah mengajarkan kepada kita untuk menghindari sifat iri dan dengki atas perolehan dan kemajuan yang yang didapat oleh negara lain.

Ibu pertiwi selalu menginginkan kita semua untuk menjaga jati diri bangsa kita agar tidak diinjak-injak oleh negara lain. Ibu pertiwi akan sangat bersedih apabila jati diri bangsa Indonesia tidak kita jaga dan pertahankan. Ibu pertiwi akan menangis apabila kita tidak memupuk semangat membangun jati diri bangsa yang akan disegani oleh bangsa-bangsa lain.

Ibu pertiwi mengajarkan kita untuk selalu berjuang terus demi jati diri dan harga diri bangsa. Ibu pertiwi selalu menjadi pelindung buat kita semua dalam memperjuangkan harga diri dan jati diri bangsa Indonesia.

4.Mempertahankan  kedaulatan sampai titik darah penghabisan

Sahabat yang budiman! Keberagaman kekayaan bangsa Indonesia yang terbentang dari Sabang-Merauke dan dari Miangas sampai pulau Rote menjadi gambaran betapa luasnya bangsa Indonesia.

Untuk menjaga kedaulatan bangsa Indonesia yang terbentang diantara Samudera Pasifik, Laut Cina Selatan dan Samudera Hindia dibutuhkan peran serta seluruh rakyat Indonesia. Ibu pertiwi telah mengajarkan kepada kita semua tentang pentingnya sebuah kedaulatan sebagai modal dasar pembangunan bangsa.

Sebaliknya, kedaulatan bangsa akan menjadi terancam apabila dalam mempertahankan kedaulatan tersebut kita tidak bersatu padu dan bercerai berai. Betapa ibu pertiwi akan sangat bersedih jika kedaulatan bangsa yang selama ini kita pertahankan justru akan berakhir dengan perpecahan dan pemisahan diri.

Komitmen bersama dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan bangsa menjadi modal besar kita semua untuk menjaga, mengawal dan mempertahankan kedaulan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di bawah naungan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

5.Memajukan tanpa menggadaikan kedaulatan

Sahabat yang budiman! Dalam Undang Undang Dasar 1945 alinea ke 4 telah dijelaskan bahwa tujuan bangsa Indonesia ada 4, yaitu : melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Membangun bangsa Indonesia harus tetap berpedoman pada tujuan awal didirikannya bangsa Indonesia. Adalah suatu hal yang naif apabila dalam membangun bangsa Indonesia justru harus menggadaikan aset dan kekayaan alam yang ada sehingga aset dan kekayaan itu menjadi milik negara lain pada akhirnya.

6.Memberikan kesempatan dengan pembatasan

Sahabat yang budiman! Dalam menjalankan pembangunan, bangsa Indonesia juga harus melaksanakan kerjasama dengan bangsa asing. Hal itu tidak akan dapat dihindarkan lagi. Bahkan kerjasama antar bangsa merupakan sebuah komitmen bersama untuk saling membangun dan mendukung satu sama lain.

Bangsa Indonesia juga harus melakukan hal demikian agar bangsa Indonesia lebih baik, berkembang dan menjadi sejajar negara maju seperti negara-negara lain yang sudah terlebih dahulu menjadi negara maju.

Walaupun dalam melaksanakan pembangunan bangsa Indonesia kita tetap harus melaksanakan kerjasama tetapi bukan berarti kita akan melepaskan semua aset yang kita miliki untuk dijadikan jaminan bagi pembangunan. Aset dan kekayaan alam yang strategis tidak boleh dikuasai oleh negara lain yang pada akhirnya akan menyandera kepentingan pembangunan bangsa Indonesia di kemudian hari.

Sahabat yang budiman! Ibu pertiwi tidak akan pernah beranjak dan pergi dari tempatnya berada walaupun sudah sering merasa disakiti. Ibu pertiwi tetap akan memberi dan melayani layaknya seorang ibu yang penuh dengan kasih sayang dan melindungi walaupun sudah berkali-kali kita sakiti. Ibu pertiwi akan selalu menjaga dan merawat keberagaman yang kita miliki menjadi sebuah kekuatan untuk bersatu padu dalam bingkai NKRI walaupun kita sudah sering mengikari.

Semoga menjadi inspirasi!

Post a Comment

8 Comments

  1. Penuh dengan nilai luhur tentang bagaimana berkorban demi tqnah air dan bangsa

    ReplyDelete
  2. terima kasih sudah menginspirasi banyak orang

    ReplyDelete
  3. menyadarkan kita untuk menghargai dan mencintai tanah air

    ReplyDelete
  4. menyadarkna kepada kita semua tentang pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara...

    ReplyDelete
  5. terima kasih telah memberi peyadaran kepada kita semua tentang pentingnya mencintai ibu pertiwi

    ReplyDelete