Filosofi Pelangi


Sahabat yang budiman! Pelangi merupakan sebuah  fenomena alam yang berupa optik dan meteorologi yang memiliki warna-warni indah yang sejajar yang ada dilangit. Pelangi terbentuk melewati proses pembelokkan cahaya atau yang di sebut dengan pembiasan.

Proses pembiasan pada pelangi akan tertata secara struktur dan akan menghasilkan warna-warni indah pada pelangi. Warna-warni tersebutlah yang menjadi daya tarik bagi siapa saja yang melihatnya, walaupun hanya sesaat.

Sahabat yang budiman! Cerita pelangi mempunyai makna yang sangat baik untuk kehidupan manusia sebagai mahluk yang paling sempurna dimuka bumi. Dimanapun kita melihat pelangi muncul di kaki cakrawala akan nampak indah dan selalu membuat Indah suasana pada saat itu. Tak jarang moment pelangi yang muncul setelah hujan sering diabadikan menjadi sebuah cerita kehidupan yang menyenangkan.

loading...
Warna-warni pelangi yang berbeda seperti; Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu telah membuka cakrawala berpikir kita bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa telah menciptakan bumi dan langit dengan berbagai keindahan didalamnya.

Sahabat  yang budiman! Disadari atau tidak gabungan dari warna pelangi ini adalah maha karya agung Tuhan Sang Pencipta alam semesta yang tidak ada tandingan dan bandingannya dengan apapun. Sementara manusia akan terlihat semakin kecil dengan karya-karya yang dihasilkannya.

Pelangi ternyata juga telah menginspirasi banyak orang untuk mengkaji secara ilmiah baik proses terjadinya maupun dan waktunya. Dalam ilmu geografi pelangi terjadi apabila cahaya mengalami pembiasan ketika cahaya matahari terkena air hujan.

Pelangi hanya dapat dilihat pada saat hujan dan disertai cahaya matahari bahkan posisi pengamat juga menentukan yaitu diantara hujan dan sinar matahari lalu sinar matahari ada dibelakang pengamat sehingga akan terjadi garis lurus antara matahari, pengamat, dan busur pelangi dan akan terbentuk lah menjadi pelangi dari hasil proses pembiasan.

Sahabat yang budiman! Prosesnya berawal dari cahaya matahari karena cahaya matahari memiliki beberapa warna yang memiliki peran penting dalam pembentukan pelangi. Cahaya matahari tersebut dinamakan polikromatik. Cahaya yang akan ditangkap oleh kasat mata manusia ada 7 warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu yang akan muncul pada langit yang disebut dengan cahaya tampak.

Sementara, menurut ilmu fisika cahaya tampak merupakan gelombang elektromagnetik yang terjadi akibat adanya medan magnet dan medan listrik. Cahaya tampak memiliki panjang yang berbeda-beda dimulai dari 4000 A sampai 7000 A dan tampak cahaya juga memiliki frekuensi 4,3 x 1014 Hz.

Banyak pelajaran berharga yang dapat diambil hikmah dari kejadian pelangi dari sisi kajian ilmiah tersebut, salah satunya adalah pelangi telah menjadi sebuah pelajaran berharga bagi manusia tentang kehebatan manusia manusia yang tidak akan  sanggup menandingi kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Pelangi juga telah mengajarkan kepada manusia tentang rasa syukur yang dalam terhadap keindahan-keindahan yang ada didunia.

Sahabat yang budiman! Keindahan dan rasa syukur harus menjadi sebuah pelajaran berharga bagi kita semua. Warna-warni pelangi telah menginspirasi banyak orang tentang cara dan bagaimana bersyukur kepada sang Pencipta sekaligus menjadikan pelangi sebagai simbol dan filosofi kehidupan mereka. Adapun filosofi pelangi bagi kehidupan adalah sebagai berikut:

1. Perbedaan warna indah pelangi menggambarkan bahwa hidup manusia sudah seharusnya bisa menghargai perbedaan dan menjadikan perbedaan itu sebagai motivasi untuk menjadikan hidup rukun  dan damai walaupun berbeda suku, agama, ras dan budaya. Damai seperti pelangi yang selalu bersatu dalam keragaman warnanya.

2. Tidak tumpang tindihnya warna warni pelangi telah menggambarkan bahwa hidup manusia sudah seharusnya berada dalam tatanan dan posisi masing-masing. Tidak perlu saling hujat dan saling hina karena batas dan etika untuk saling harga menghargai.

 Layaknya urutan warna pelangi yaitu merah, oranye, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Mereka tidak akan tumpang tindih apalagi saling menimpa satu sama lain. Begitulah hendaknya kehidupan manusia, tidak perlu saling sikut dan saling cerca terhadap perbedaan pilihan. Pelangi telah mengajarkan itu semua.

loading...
3. Kemunculannya setelah hujan menggambarkan bahwa manusia harus selalu berusaha dan berjuang untuk kehidupan yang lebih baik.

Sahabat yang budiman! Hujan adalah sebuah anugerah yang tidak terhingga. Hujan juga telah membawa berkah bagi semua orang yang membutuhkannya. Karena hujan bumi telah basah dari kekeringan.

 Semua orang berbahagia dengan turunnya hujan. Mereka segera bertebaran dimuka bumi untuk mencari rezeki. Petani pun bersyukur dan mulai bercocok tanam setelah hujan tiba. Gambaran kebahagiaan dan kesenangan tersebut semuanya muncul setelah hujan. Gambaran keindahan yang sama dari pelangi yang muncul setelah hujan.

4. Kemunculannya yang sesaat telah menggambarkan bahwa kehidupan manusia akan selalu dikejar oleh waktu untuk mengabdi dan mengisi kehidupan ini dengan sebaik-baiknya.

 Sahabat yang budiman! Waktu akan selalu berputar pada pusarannya tanpa mengenal batas dan kompromi buat kehidupan manusia.  Manusia akan selalu merasa kekurangan waktu karena tidak dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

 24 jam sehari semalam terkadang tidak cukup untuk mengabdi kepada Tuhan dengan menjalankan kewajibannya.

Waktu akan sangat terasa sebentar jika kita tidak berbuat hal-hal yang bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain. Begitu sebaliknya waktu akan terasa berkualitas apabila kita dapat mengisinya dengan berbagai kebaikan dan kebajikan.

Itulah gambaran tentang pelangi yang muncul hanya sesaat saja. Sesaat tetapi penuh warna dan makna yang telah mengajarkan kepada kita semua  tentang sebuah keindahan dunia dan cara mensyukurinya. Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta telah membuktikan bahwa hidup ini sebenarnya singkat, sesingkat kemunculan pelangi.



loading...

Post a Comment

7 Comments