loading...

Makna dan Filosofi Bambu Sembilang


Sahabat yang budiman! Bambu sembilang yang mempunyai nama latin “Dendrocalamus giganteus Wallich ex Munro” merupakan salah satu bambu terbesar yang biasanya tumbuh dinegara-negara tropis seperti Thailand, Indonesia, Myanmar, Vietnam hingga di daratan Cina. Salah satu ciri khas dan karakteristik  dari bambu sembilang adalah pohonnya lebih  tinggi dan lebih besar dari bambu lainnya dan pertumbuhannya sangat mudah dan cepat.

Bambu sembilang sangat cocok tumbuh pada habitat dan iklim tropis seperti Indonesia. Nama lain dari bambu ini adalah “bambu naga ” .  Bambu sembilang/bambu naga mempunyai buluh dan rumpun yang sangat besar sehingga dijuluki bambu terbesar di dunia. Bambu sembilang  tersebar didaratan Asia Timur hingga Asia Tenggara. 

Sahabat yang budiman! Rumpun bambu sembilang sendiri tidak  tidak terlalu rapat seperti jenis bambu lain, tetapi lingkaran diameterr rumpunnya dapat  mencapai tiga meter. Sementara ketinggian buluhnya mencapai 20-40 meter  dengan garis tengah batang mencapai 25 centimeter. Panjang ruasnya bisa mencapai 50 centimeter dan tebal dinding mencapai 2,5 centimeter.

Tampilan bambu sembilang biasanya buku-buku bagian bawah mengandung akar hawa yang pendek-pendek dan menggerombol. Cabangnya hanya terdapat pada buku-buku bagian atas. Pelepah buluhnya melebar dan miangnya berwarna cokelat hitam.

Sementara, daun pelepah buluh berbentuk  bulat telur dengan ujung yang meruncing. Panjangnya sekitar sembilan centimeter. Selain itu, ciri lain dari bambu sembilang adalah mempunyai batang berwarna hijau agak keabu-abuan. Tunasnya berwarna ungu kehitaman. Luar biasa bukan?

Sahabat yang budiman! Melihat sosoknya yang besar dan cabangnya ada di buku bagian atas, serta dinding buluhnya yang tebal, bambu ini potensial dimanfaatkan untuk bahan bangunan rumah dan juga bangunan lainnya seperti jembatan penyeberangan, rakit dan lain sebagainya. Selain itu, buluhnya yang besar dan tegak bisa dijadikan tiang rumah tradisional yang cukup kokoh dan kuat.

Terkadang  rebung dari bambu sembilang dapat dimakan dan dijadikan campuran gulai atau rendang.  Tetapi tidak begitu populer untuk dikonsumsi bagi masyarakat Indonesia. Batang bambunya dipakai untuk konstruksi bangunan dan perumahan, rakit penyeberangan,  pipa air, perlengkapan perahu,  produksi kertas, perlengkapan rumah (papan, dinding, lantai, atap, pintu, rak buku) bahkan alat musik trasional seperti anglung dan seruling.

Apabila bambu sembilang ditanam dalam jumlah banyak, bergerombol dan berjejer ditepian sungai atau pesisir pantai maka bambu sembilang juga bermanfaat untuk mengurangi erosi tanah.

Sahabat  yang budiman! Bambu sembilang juga merupakan tanaman masa depan yang dapat menopang ekonomi kreatif luar biasa karena sifat dan manfaatnya yang multiguna.  Tetapi, saat ini sepertinya bambu sembilang masih  cenderung menjadi tanaman liar dan belum menjadi komoditi yang diberdayakan dengan baik bagi kesejahteraan masyarakat.

Sahabat yang budiman! Ternyata apabila kita menanam satu rumpun bambu sembilang biasanya akan menghasilkan hingga tiga ratus batang buluh bambu yang besar-besar dan lurus. Jika ditanam di lahan satu hektar dengan seribu rumpun maka akan muncul dua ratus ribu batang bambu yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan manusia. Bambu sembilang juga mampu menghasilkan satu koma dua kilogram oksigen dan akarnya pun bisa menyerap sembilan puluh persen air hujan.

Dari cara hidup dan sifat bambu sembilang, manfaat dan karakteristiknya menghasilkan suatu pembelajaran berharga bagi manusia. Pembelajaran tersebut tetap akan menjadi inspirasi dan filosofi kehidupan sampai kapanpun.  Adapun beberapa filosofi bambu sembilang adalah sebagai berikut:

1.Bambu Sembilang  yang lentur, selalu menunduk dan menunduk mengikuti tiupan angin/badai bahkan kadang-kadang sampai miring saat terjadi terjadi angin kencang dan badai menggambarkan bahwa sifat lentur dan tidak kaku akan menyebabkan kita dapat bertahan dalam berbagai rintangan dan cobaan.

Sahabat  yang budiman! Sifat lentur dan tidak kaku bukan berarti menggambarkan seseorang yang tidak mempunyai jati diri dan mudah ikut-ikutan dengan orang lain. Sifat lentur justru menandakan bahwa seseorang mempunyai kelebihan dalam beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Kemampuan itulah yang menjadi sumber kekuatan buat kita dalam bertahan.

Kelenturan dalam bergaul dan bersosialisasi dengan orang lain  juga menjadi modal besar untuk membangun citra diri kita. Seseorang akan lebih mudah dikenal apabila orang tersebut dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan. Selain itu, seseorang yang mempunyai sifat lentur akan semakin banyaki sahabat, teman dan  relasi dan mengurangi jumlah orang yang tidak menyukainya.

Selain itu, dengan adaptasi terhadap segala keadaan akan semakin menjadikan kita termasuk orang-orang yang teruji. Segala pahit, getir dan manisnya kehidupan yang sudah pernah kita jalani akan menjadikan sebuah kekuatan yang tangguh dan tidak mudah goyah oleh terpaan hidup berupa rintangan dan tantangan yang dapat datang tanpa mengenal waktu.

Bambu sembilang telah mengajarkan hal tersebut kepada kita semua.

2.Manfaat bambu sembilang sebagai jembatan penyeberangan dan rakit penyeberangan bagi manusia menggambarkan kepada kita bahwa salah satu indikator keberhasilan dan kesuksesan hidup itu adalah bermanfaat bagi orang lain.

Sahabat  yang budiman! Ketika sebuah kesuksesan telah hinggap dan singgah dalam hidup kita. Pasti kita akan sangat senang dan bahagia dengan keadaan dan kondisi tersebut. Tetapi pernahkah kita berpikir tentang orang-orang disekeliling kita yang belum tentu seberuntung kita?. Tidak semua orang seberuntung kita.  Alangkah indah hidup kita seandainya kebahagiaan dan kesuksesan itu juga berimbas kepada orang lain. Tentu kita benar-benar akan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain layaknya bambu sembilang.

Bambu sembilang telang mengajarkan kepada kita semua tentang makna berbagi dan saling membantu satu sama lain.  Dibalik kekokohan dan kekuatannya, bambu sembilang telah  menopang dan mengantarkan kita kearah seberang sebuah sungai untuk beraktivitas dan bekerja mencari rezeki. Bambu sembilang tidak pernah menyesal dan berkeluh kesah  dengan tugasnya yang terkadang menopang beban berat untuk diseberangkan setiap saat dan waktu. Bambu sembilang akan selalu siap kapan saja dibutuhkan tanpa mengenal waktu pagi, siang atau malam.

Bambu sembilang telah mengajarkan kita betapa kekuatan dan kelebihan yang kita miliki ternyata akan sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkannya. So, jangan ragu untuk berbuat baik dan berbagi dengan orang lain.

3.Kekuatan akar bambu sembilang yang menghujam ke tanah dan akan semakin kokoh apabila sering diterjang angin topan dan badai menggambarkan kepada kita bahwa banyaknya cobaan dan rintangan yang menghadang hidup kita justru akan menjadikan kita sebagai orang-orang yang tangguh dan teruji.

Sahabat yang budiman! Hidup ini memang penuh cobaan dan rintangan. Hidup ini memang penuh ujian. Hidup ini juga penuh dengan misteri dan teka teki yang tidak ada satupun orang mengetahuinya.

Walaupun hidup kita sewaktu-waktu kita diterpa oleh badai dalam bentuk berbagai persoalan, kesulitan, dan penderitaan. Tetapi kita harus selalu sabar dan tabah menghadapinya. Kita harus selalu bersikap seperti bambu sembilang yang akan semakin kokoh dan kuat apabila  diterpa topan dan badai. Dengan sikap seperti itu kita bisa bertahan dan kemudian pulih kembali.

4.Manfaat bambu sembilang yang multiguna karena dapat digunakan sebagai alat musik anglung, galah, bahan kerajinan perabot meja dan kursi, tirai jendela, dan lain-lain menggambarkan kepada kita bahwa hidup ini seharusnya kita selalu siap untuk bekerja dalam bidang apa saja tanpa terlalu banyak memilih.

Sahabat yang budiman! Bambu sembilang telah mengajarkan kepada kita semua bahwa alangkah baiknya kalau kita menjadi orang yang mempunyai sifat siap ditempatkan dimana saja dan dalam kondisi apapun.

Dalam perjalanan karir kita, terkadang kita dihadapkan dalam posisi kebimbangan dan keraguan apabila pimpinan meminta kita untuk pindah posisi pekerjaan. Padahal kepindahan kita itu terkadang merupakan sebuah promosi untuk peningkatan jenjang karir kita. Tetapi terkadang kita tidak siap terhadap tantangan itu karena kita menganut paham “zona zaman” dan masuk dalam kategori orang yang tidak menyukai tantangan.

Bambu sembilang telah mengajarkan kepada kita semua bahwa mau dijadikan apa dan diposisikan dimana saja dia akan siap menjadi yang terbaik. Bambu sembilang juga telah membuktikan bahwa dimanapun ditempatkan dan digunakan, bambu sembilang tetap akan menjadi yang terbaik dikelasnya.


Post a Comment

4 Comments