loading...

7 Makna dan Filosofi Motivasi Berprestasi dalam Pekerjaan


Sahabat yang budiman! Motivasi berprestasi merupakan suatu dorongan yang terdapat dalam diri seseorang yang selalu berusaha atau berjuang untuk meningkatkan atau memelihara kemampuannya setinggi mungkin dalam semua aktivitas dengan menggunakan standar keunggulan yang ditetapkan.

Motivasi berprestasi adalah salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja seseorang yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan jenjang karir dari pekerjaan yang dilakukannya. 

Sahabat yang budiman! Tinggi rendahnya motivasi berprestasi dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain; faktor situasional, norma kelompok, tujuan yang ditetapkan, harapan-harapan yang diinginkan, resiko yang ditimbulkan sebagai akibat dari prestasi yang diperoleh, cita-cita yang mendasari, sikap kehidupan dan lingkungan, harga diri yang tinggi.

Selain itu, faktor adanya rasa takut akan sukses atau adanya kecenderungan menghindari sukses juga menjadi salah satu alasan yang menghambat motivasi berprestasi seseorang. Sementara, pengalaman-pengalaman yang dimiliki, serta kemampuan yang terkandung di dalam diri individu atau potensi dasar yang dimiliki juga menjadi pertimbangan bahwa seseorang mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi atau justru sebaliknya.

Sahabat yang budiman! Ternyata, motivasi beprestasi juga akan bersangkut kait dengan standar keunggulan tugas dan tanggung jawab seseorang. Standar keunggulan merupakan standar yang digunakan dalam mengukur motivasi berprestasi seseorang. Beberapa standar keunggulan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1.Standar keunggulan tugas (berhubungan dengan pencapaian tugas sebaik-baiknya),

2.Standar keunggulan diri (berhubungan dengan pencapaian prestasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi yang pernah dicapai selama ini) dan

3.Standar keunggulan siswa lain (berhubungan dengan pencapaian prestasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi yang dicapai oleh siswa lain).

Sahabat  yang budiman! Motivasi berprestasi adalah sebagai kompetisi dengan standar keunggulan itu sendiri.  Motivasi berprestasi ditandai oleh keinginan untuk mencapai standar keunggulan yang tinggi dan untuk mencapai tujuan yang unik dan berbeda dari orang lain.

Motivasi berprestasi dapat dianggap sebagai disposisi untuk mendekati keberhasilan atau kapasitas untuk mendapatkan kebanggaan dalam pemenuhan ketika kesuksesan dicapai dalam suatu kegiatan.

Sahabat yang budiman! Berdasarkan pengertian dan makna motivasi berprestasi diatas jelaslah bahwa tidak semua orang mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi bagi jenjang karirnya. Terkadang orang sudah cukup puas dengan status dan keadaan nyaman dalam lingkungan kerjanya sehingga tidak ada niat untuk mencapai target yang lebih tinggi karena hanya menganggap bahwa pekerjaan adalah sebuag rutinitas sehari-hari saja.

Motivasi berprestasi memang tidak dapat dipaksakan terhadap seseorang karena motivasi berprestasi adalah sebuah pilihan. Motivasi berprestasi juga merupakan sebuah cara memperbaiki kualitas dan kuantitas sebuah pekerjaan.

Orang yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi akan sangat menyadari bahwa tantangan ke depan akan semakin kompetitif sehingga memerlukan etos kerja yang lebih baik lagi. Adapun filosofi motivasi berprestasi bagi seseorang yang ingin sebuah perubahan dalam karirnya adalah sebagai berikut:

1.Pekerjaan dan tugas adalah sebuah kewajiban yang harus dipertanggung jawabkan  dan menyelesaikannya bukan dengan dasar untung-untungan, kebetulan atau berdasarkan nasib.

Sahabat yang budiman! Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya orang yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi akan selalu menyelesaiakan semua pekerjaan dengan disiplin, tepat waktu, akurat dan penuh dengan perhitungan.

Orang yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi juga memiliki kemampuan sebagai kekuatan penggerak untuk bertindak yang dicapai melalui latihan dan  belajar secara terus menerus agar selalu lebih baik.

2.Bersaing untuk mengungguli orang lain bukan dengan cara oposisi tetapi dengan kolaborasi karena sadar bahwa menjadi yang terbaik harus dapat mewujudkan visi bukan mencari sensasi.

Sahabat yang budiman! Seseorang  yang berharap akan berhasil dan yang percaya bahwa mereka memiliki kemampuan mengerjakan tugas pada kenyataannya memang mengerjakan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.

Salah satu alasan untuk harapan seseorang yang tinggi adalah keberhasilan masa lalu.Tetapi harapan tinggi pada gilirannya dapat memberi orang tersebut  perasaan efikasi yaitu suatu perasaan mampu yang memuaskan dan mendorong mereka untuk mencoba lebih giat di masa datang. Bukan mencari sensasi, bukan dengan oposisi tetapi dengan kolaborasi untuk mencapai visi.

3.Standar tinggi dari target pekerjaan bukan untuk dihindari tetapi untuk diwujudkan dengan motivasi berprestasi tinggi

Sahabat  yang budiman! Orang yang selalu ingin mencapai sesuatu yang tidak biasa adalah orang yang mempunyai target tinggi dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan. Mereka tidak akan cepat merasa puas dengan capaian yang didapat. Mereka akan menjadikan capaian saat ini sebagai modal dasar untuk meraih capaian yang lebih tinggi lagi dikemudian hari.

4.Prestasi adalah ukuran keberhasilan sementara uang, status dan keuntungan adalah bonus yang didapatkan

Sahabat yang budiman! Tidak selamanya meraih prestasi demi sebuah status, demi uang atau demi keuntungan-keuntungan yang sifatnya temporari. Prestasi bagi seseorang yang visioner adalah tentang kepuasan hati atas naluri mewujudkan mimpi dan cita-cita sejati.

Sementara image, prestise, status, keuntungan dan uang adalah bonus dari kerja keras dan usaha dari prestasi yang didapatkan. Semua itu akan datang beriringan dengan prestasi yang telah kita wujudkan.

5.Kritik dan saran adalah masukan agar lebih mempunyai peran

Sahabat yang budiman! Kritik dan saran terkadang membuat seseorang tidak dapat menerima kenyataan dan sangat sulit menerimanya. Orang yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi akan menjadikan semua itu sebagai “trigger” agar dapat lebih baik lagi dikemudian hari. Dia akan menyambutnya dengan baik dan berlapang dada atas semua masukan dan kritikan dan menjadikan semua masukan dan kritikan tersebut sebagai peringatan untuk menuju arah yang lebih baik lagi.

Kritik dan saran juga akan menjadikan seseorang lebih dewasa dalam menanggapi suatu masalah yang menimpanya. Hal ini menjadi penting karena dalam mewujudkan target pekerjaan pasti akan banyak hambatan dan rintangan. Belum lagi hambatan yang datang dari orang yang berada di sekitar kita. Dengan cara yang berbeda dari orang lain bisa saja menimbulkan rasa tidak suka dari orang lain di sekitar kita.

Akhirnya muncul kritikan atau minimal saran. Langkah terbaik adalah menerima dan menjadikan saran dan kritikan sebagai bahan pertimbangan agar kita lebih berhati-hati lagi dalam mewujudkan visi pekerjaan yang lebih tinggi dari orang lain di sekitar kita.

6.Keyakinan dan dukungan lingkungan adalah aset dan modal berharga sebelum mewujudkan impian dan harapan

Sahabat  yang budiman! Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi  adalah sikap terhadap lingkungan. Sikap terhadap lingkungan merupakan petunjuk tentang pandangan dan penilaian individu terhadap lingkungan. Sikap positif terhadap lingkungan akan meningkatkan motivasi berprestasi, dan sebaliknya sikap yang negatif terhadap lingkungan akan menurunkan motivasi berprestasi seseorang tersebut.

Selain itu, keyakinan akan keberhasilan mewujudkan visi dan tujuan menjadi modal berharga bagi seseorang yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi sebelum melakukan sebuah pekerjaan.

Membangun dan menumbuhkan keyakinan menjadi tugas awal sebelum melakukan pekerjaan. Hal ini penting karena tanpa keyakinan yang besar seseorang juga akan sulit untuk mewujudkan semua impian dan harapannya. Keyakinan adalah sebuah langkah awal untuk menumbuhkan sikap optimis dalam melakukan sebuah pekerjaan.

7.Keinginan dan target yang berbeda dari orang lain menjadikan seseorang akan lebih kreatif dan inovatif.

Sahabat yang budiman! Salah satu ciri orang yang mempunyai motivasu berprestasi adalah selalu mempunyai target yang berbeda dari orang lain. Pada saat tertentu, seseorang mungkin akan sudah merasa nyaman dan puas dengan target yang telah dicapai karena sudah memenuhi capaian yang ditargetkan.

Berbeda hal dengan orang yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi. Orang tersebut akan mempunyai target yang lebih tinggi dan bergerak cepat apabila satu tujuan atau satu target telah tercapai.

Orang yang mempunyai motivasi berprestasi akan selalu berpikir kritis, solutif, cepat, akurat dan penuh dengan perhitungan matang dalam menetapkan dan merealisasikan ketercapaian tujuan dan target sebuah pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.


Post a Comment

1 Comments