loading...

4 Filosofi Kopi Gayo


Sahabat  yang budiman! Kopi adalah sahabat terbaik untuk menyelesaikan pekerjaan. Kopi juga sahabat terbaik untuk membuat lagu bagi para musisi dan  sahabat terbaik untuk menulis tesis bagi mahasiswa.

Selain itu, Kopi  merupakan sahabat terbaik untuk sekedar hangout atau nongki2 bagi para kaum milenial. Kopi juga akan selalu menjadi  sahabat terbaik ketika menunggu seseorang. Dan yang paling paripurna adalah kopi merupakan sahabat terbaik yang selalu menemani kita pada saat memikirkan suatu masalah, bahkan hingga larut malam.

Cerita kopi adalah cerita klasik yang menarik dan tidak akan pernah habis dimakan waktu. Kopi juga merupakan sebuah simbol yang menyatukan para penggemar kopi dimanapun berada. Kopi adalah cerita tentang sebuah keindahan akan kebersamaan, persatuan dan saling menghargai keberagaman dan perbedaan.

Sahabat yang budiman! Sementara, untuk menikmati kopi maka kata yang paling populer adalah ngopi, bukan minum kopi. Ngopi  adalah sebuah moment sempurna yang bukan hanya sekedar hobi. Ngopi juga bukan sekedar membantu menghilangkan rasa di saat ngantuk dan capek tiba. Ngopi  adalah sebuah pilihan dan sebuah prestise bagi para penggemar dan penikmat kopi dimanapun mereka berada.

Ngopi sering juga dianalogikan sebagai ngobrol pintar (ngopi). Ngopi bukan untuk sekedar gaya-gayaan atau gagah-gagahan. Ngopi (ngobrol pintar) adalah moment spesial  bagi kalangan milenial yang menimbulkan ide dan kreativitas bagi masa depan yang lebih baik.  Ngopi tak jarang dapat menemukan sebuah solusi brilian untuk memecahkan masalah.

Ngopi adalah sebuah moment yang sangat berarti untuk bersama dengan orang-orang terdekat kita. Ngopi juga sebuah waktu spesial untuk berdiskusi, berbagi informasi, berkeluh kesah, bahkan bersenda gurau saat datang galau. 

Sahabat  yang budiman! Pilihan tepat sebuah kopi akan menambah cita rasa dan prestise bagi para penikmat kopi. Kopi gayo aceh adalah salah satu yang very recommended. Apabila kopi gayo disedu dengan air panas maka dapat menghamburkan kafein ke tenggorokan , darah , syaraf lalu otak sekaligus mencairkan ide membeku dan membuat karya mengalir lancar .

Sebagai pengetahuan tambahan, Kopi gayo adalah sebuah kekayaan alam Indonesia berupa emas hitam yang berada di dataran tinggi Tanah Gayo yang meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues. Kopi gayo (Gayo coffee) merupakan varietas kopi arabika yang menjadi salah satu komoditi unggulan yang berasal dari Dataran tinggi Gayo, Sumatra, Indonesia.

Kopi gayo adalah jenis kopi terbaik didunia saat ini. Beberapa penghargaan seperti Fair Trade Certified™ dari Organisasi Internasional Fair Trade pada tanggal 27 Mei 2010. Kopi gayo juga telah menerima sertifikat IG (Indikasi Geografis) diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM Indonesia. Tidak cukup disitu saja, ternyata Event Lelang Special Kopi Indonesia tanggal 10 Oktober 2010 di Bali, kopi arabika gayo memperoleh peringkat tertinggi saat cupping score.

Sahabat yang budiman! Tidak ada keraguan lagi bahwa emas hitam itu bernama Kopi gayo dari Nangroe Aceh Darussalam, Indonesia. Perkebunan kopi yang telah dikembangkan sejak tahun 1908 ini tumbuh subur di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan sebagian kecil wilayah Gayo Lues.

Ketiga daerah yang berada di ketinggian 1200 m di atas permukaan laut tersebut memiliki perkebunan kopi terluas di Indonesia, yaitu sekitar 81.000 hektar. Masing-masing 42.000 hektar berada di Kabupaten Bener Meriah, selebihnya (39.000 hektar) di Kabupaten Aceh Tengah.

Masyarakat Gayo berprofesi sebagai petani kopi dengan dominasi varietas Arabika. Produksi kopi arabika yang dihasilkan dari Tanah Gayo merupakan yang terbesar di Asia.

Sahabat  yang budiman! Kopi gayo cukup terkenal di dunia karena memiliki aroma dan kenikmatan yang khas dan jika di cupping atau di test rasa dan aroma di daerah gayo hampir memiliki cita rasa kopi yang ada di seluruh dunia, ini disebabkan oleh faktor ketinggian dan beberapa aspek lain yang menjadikan kopi gayo terbaik.

Walaupun beberapa tahun yang lalu terjadi krisis di benua Eropa. Permintaan dan pasokan kopi gayo ke benua biru relatif aman dan selalu stabil. Tak heran jarak yang jutaan kilometer ke benua Eropa tidak menghalangi mereka untuk berlayar ke Aceh untuk mengimpor kopi gayo dari Tanah Gayo, Nangroe Aceh Darusssalam.

Sahabat yang budiman! Keunikan, cita rasa, kualitas dan integritas kopi Gayo Aceh telah menginspirasi banyak orang untuk mencobanya. Inspirasi kehidupan dari kopi Gayo Aceh pun telah larut dan menyatu dalam seduan kopi Gayo Aceh yang sekaligus merupakan filosofi hidup bagi para penikmatnya. 4 filosofi kopi Gayo Aceh adalah sebagai berikut:

1.Tumbuhnya yang berada di dataran tinggi menggambarkan bahwa harga diri tetap  harus berada diatas segala-galanya.

Sahabat yang budiman! Kualitas dan popularitas kopi Gayo Aceh yang  sampai ke benua Eropa dan bahkan dunia tidak serta merta datang dengan sendirinya. Kondisi dataran tinggi Gayo yang dingin dan terletak diatas perbukitan dan lereng gunung telah membawa suatu keindahan tersendiri bagi siapapun yang mengunjunginya.

Sementara, dengan ketinggian 1200 m di atas permukaan laut membuat perkebunan kopi di dataran tinggi Gayo tumbuh subur di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan sebagian kecil wilayah Gayo Lues. Begitu juga dengan kualitas kopi yang dihasilkan. Salah satu pembeda mengapa kopi Gayo adalah kopi terbaik dan termahal didunia adalah tumbuhnya yang berada di dataran yang cukup tinggi dari permukan laut.

Begitu juga dengan harga diri kita sebagai manusia yang tidak akan pernah kita gadaikan dengan siapapun dan dengan cara apapun. Kita harus tempat di tempat yang tinggi dan akan tetap kita junjung setinggi-tingginya. Karena telah kita tempatkan ditempat tertinggi, maka dengan harga diri kita akan hidup.

Dengan harga diri kita melangkah. Dan dengan harga diri kita akan disegani oleh semua orang. Seperti kopi Gayo Aceh yang sangat disegani oleh jenis-jenis kopi lain yang ada didunia ini.

2.Cara memilah bijinya menggambarkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan.

Sahabat yang budiman! Gericik  biji kopi menggelinding  terdengar di antara obrolan santai para pria,  wanita dan tawa anak kecil.  Mereka bersuka ria bersama sambil menyeleksi bulir, biji kopi, remah-remah kopi yang sangat spesial ini.

Biji kopi yang tidak memenuhi standar kembali disortir secara manual. Jari jemari lincah bergerak memilah kopi berdasarkan bentuknya. Sedikit saja ada cacat , biji kopi langsung dipisahkan. Dan lagi-lagi hanya dijual untuk pasar lokal bukan untuk ekspor.

Moment ini telah membawa mereka dalam suasana yang begitu akrab dan sempurna. Meski bekerja para wanita tetap bisa mengawasi anak-anak mereka , bermain di sekitar pabrik . Anak-anak pun  tak kalah sibuk , sambil bermain mereka belajar menghitung jumlah biji kopi yang berhamburan di atas meja.

Buaian tidur dari kain sarung tergantung di teralis jendela untuk mengantarkan mimpi bagi para pemilik batita. Ujungnya terkait pegas bergerak pelan mengantar  untuk mengantarkan mereka tidur dan bermimpi. Mimpi tentang masa depan cemerlang bersama kopi Gayo Aceh. Suara gaduh tak mengganggu tidurnya. Begitulah mereka yang selalu bersama-sama dalam suasana yang paripurna. Wujud kebersamaan dan persatuan yang tiada duanya.

Biji kopi yang tidak memenuhi standar kembali disortir secara manual. Jari jemari lincah bergerak memilah kopi berdasarkan bentuknya. Sedikit saja ada cacat , biji kopi langsung dipisahkan. Dan lagi-lagi hanya dijual untuk pasar lokal bukan untuk ekspor.

Saat musim panen kopi Gayo Aceh tiba ada banyak pemandangan yang menarik yang sekaligus mempunyai makna dengan kehidupan. Hasil panen yang  melimpah dikumpulkan dalam karung-karung besar didalam gudang penyimpanan. Satu per satu kopi dalam karung dimasukan ke ayakan mesin yang digerakan oleh  motor. Kisi-kisi motor telah memisahkan bulir yang tidak sempurna beserta bijinya.

Kontradiktif sebenarnya, karena ternyata kopi Gayo Aceh yang selama ini kita beli ternyata mempunyai tingkatan. Biasanya sebagian besar orang Indonesia justru mengkonsumsi kopi Gayo Aceh dari biji kelas 3 yang berupa campuran remah-remah kopi dan biji yang telah di afkir. Tetapi kualitas biji ketiga saja telah membuat rasa kopi Gayo Aceh berbeda, apalagi kualitas pertama/kualitas ekspor tentu sangat paripurna.

Sahabat yang budiman! Ternyata biji-biji kopi terbaik Gayo konon hanya dinikmati oleh pecinta kopi mancanegara. Kalaupun kita ingin menikmatinya harus ke luar negeri atau duduk di kafe berlabel Maxx Coffee atau starbuck coffee. Benar-benar ironis.

3.Cara menyedunya yang disaring beberapa kali dengan saringan berbeda menggambarkan bahwa keberhasilan dan kesuksesan butuh perjuangan ekstra, terus-menerus dan konsisten.

Sahabat yang budiman! Cara membuat dan menyedu kopi Gayo Aceh ternyata juga memiliki perbedaan dengan menyedu kopi biasa. Penyajiannya yang khas yang berbeda dengan cara penyajian kopi di manapun di seluruh dunia.

Kopi diseduh dengan air yang dijaga tetap dalam keadaan mendidih. Seduhan kopi disaring berulang kali dengan saringan terbuat dari kain, lalu dituangkan dari satu ceret ke ceret yang lain. Hasilnya adalah kopi yang sangat pekat, harum, dan bersih tanpa mengandung bubuk kopi.

Begitulah kehidupan. Tetap ada hambatan, rintangan dan tantangan untuk berhasil. Perjuangan yang konsisten dan terus menerus untuk mencapai hasil maksimal. Keberhasilan dan kesuksesan bukan suatu hal yang harus ditunggu tetapi harus diperjuangkan tanpa kenal lelah.

4.Cara menikmatinya menggambarkan bahwa semua yang telah kita dapatkan adalah hadiah sempurna dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang  harus selalu disyukuri sepenuh hati.

Sahabat yang budiman! Cara menikmati minum kopi Gayo Aceh pun ternyata punya seni dan kekhususan tersendiri. Ibarat sebuah ritual minum kopi, mereka akan duduk mengelilingi  meja segi empat. Kopi panas yang baru saja dituang, uapnya mengepul dari cangkir-cangkir kecil berwarna putih.

Sebelum meminumnya dengan hikmat, cecap aroma dari kopi Gayo telah memenuhi rongga mulut dan hidung. Tanpa meminumnya rasa kopi  menari-nari di imajinasi begitu menggoda. Pelan-pelan nikmati seruput kopi sambil memejamkan mata. Sensasi  ini  jelas menuntaskan imajinasi. Tanpa gula , rasa pahit mengantar ke cita rasa tertinggi. Biarkan rasa dan aroma kembali mengalir deras dan terakhir kita pun akan menuntaskannya dengan sejumput gula kelapa. Yang akan menghasilkan cita rasa yang paripurna.

Itulah imaginasi dan sensasi kopi Gayo. Imaginasi tentang nikmatnya sebuah kehidupan. Sensasi tentang cara menikmati kehidupan yang telah mengantarkan kita dalam keadaan sehat dan sempurna. Rasa syukur terhadap apa yang telah di berikan Tuhan Yang Maha Kuasa. Rasa syukur yang tetap harus ada dibalik kekayaan hati dan harta yang membuat hidup kita sejahtera dan paripurna.


Post a Comment

9 Comments