loading...

Fungsi Pendidikan dan Manfaatnya bagi Generasi Milenial


Sahabat laman24 yang budiman.  Berbicara tentang pendidikan bagi generasi milenial tentu tidak akan terlepas dari makna generasi milenial itu sendiri. Siapa sebenarnya generasi milenial tersebut dan bagaimana pola dan bentuk pendidikan yang tepat bagi mereka.

Generasi milenial yang mempunyai nama lain Generasi Y, adalah kelompok manusia yang lahir di atas tahun 1980-an hingga 1997. Mereka disebut milenial karena satu-satunya generasi yang pernah melewati milenium kedua sejak teori generasi ini dihembuskan pertama kali oleh Karl Mannheim pada 1923.

Istilah millennials  diciptakan oleh dua pakar sejarah dan penulis Amerika, William Strauss dan Neil Howe dalam beberapa bukunya. Millennial generation atau generasi Y juga akrab disebut generation me atau echo boomers. Secara harfiah memang tidak ada demografi khusus dalam menentukan kelompok generasi yang satu ini.

Namun, para pakar menggolongkannya berdasarkan tahun awal dan akhir. Penggolongan generasi Y terbentuk bagi mereka yang lahir pada 1980 - 1990, atau pada awal 2000, dan seterusnya.

Dengan berbagai tantangan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tersebut, maka pendidikan merupakan jalan keluar dan sekaligus penyeimbang agar para milenial ini tidak terlena dengan kemajuan peradaban yang sangat sensasional tersebut.

Untuk itu, diperlukan usaha-usaha dan cara yang tepat agar dalam mengenyam pendidikan mereka dapat memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut sebagai sarana belajar mereka. Dan sebelum membahas tentang fungsi pendidikan dan manfaatnya bagi generasi milenial tersebut, alangkah baiknya jika kita semua juga memahami tentang arti  dan tujuan pendidikan bagi generasi  milenial itu sendiri.

A. Pengertian Pendidikan

Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak yang dapat menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak tersebut agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya sebagai manusia yang sekaligus menjadi bagian dari masyarakat.

Sementara,  menurut  Stella Van Petten Henderson pendidikan adalah kombinasi pertumbuhan, perkembangan diri dan warisan sosial. Senada dengan pendapat tersebut, Carter. V.Good menyatakan bahwa pendidikan adalah proses perkembangan kecakapan individu dalam sikap dan perilaku bermasyarakat. Proses sosial dimana seseorang dipengaruhi oleh suatu lingkungan yang terorganisir, seperti rumah atau sekolah, sehingga dapat mencapai perkembangan diri dan kecakapan sosial.

Dari pendapat para ahli tersebut dapat dinyatakan bahwa pendidikan merupakan suatu proses pematangan dan pendewasaan diri melalui  proses pembelajaran pengetahuan, kemampuan serta keterampilan yang dilihat dari kebiasaan setiap orang yang diharapkan mampu memahami  apa  makna  dan  hakekat hidup,  serta  apa  dan  bagaimana  menjalankan tugas  dalam  kehidupan  secara  benar.

Pendidikan juga merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Karena pendidikan merupakan usaha sadar, maka proses yang dilalui pun harus sistematis untuk mencapai taraf hidup atau  untuk kemajuan lebih baik sehingga peserta didik dapat mengerti, paham, dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir.

Sementara, secara Etimologi atau asal-usul, kata  pendidikan dalam bahasa inggris disebut dengan education, dalam bahasa latin pendidikan disebut dengan educatum yang tersusun dari dua kata yaitu E dan Duco dimana kata E berarti sebuah perkembangan dari dalam ke luar atau dari sedikit banyak, sedangkan Duco berarti erkembangan atau sedang berkembang.

Jadi, Secara Etimologi pengertian pendidikan adalah proses mengembangkan kemampuan diri sendiri dan kekuatan individu.  Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Pendidikan adalah suatu pondasi dalam hidup yang harus dibangun dengan sebaik mungkin. Secara umum pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan serta kebiasaan yang dilakukan suatu individu dari satu generasi ke generasi lainnya. Proses pembelajaran ini melalui pengajaran, pelatihan dan penelitian. Adanya pendidikan juga dapat meningkatkan kecerdasan, akhlak mulia, kepribadian serta keterampilan yang bermanfaat baik itu untuk diri sendiri maupun masyarakat umum.

Jadi singkatnya pendidikan adalah proses pembelajaran kepada individu atau peserta didik agar dapat memiliki pemahaman terhadap sesuatu dan membuatnya menjadi seorang manusia yang kritis dalam berpikir.

B. Tujuan dari Pendidikan

1. Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1985

Menurut Undang- Undang Nomor 2 Tahun 1985, Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang seutuhnya, yaitu bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, memiliki pengetahuan, sehat jasmani dan rohani, memiliki budi pekerti luhur, mandiri, kepribadian yang mantap, dan bertanggung jawab terhadap bangsa.

2. Menurut Undang-Undang Nomor  20 Tahun 2003

Menurut UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

3. MPRS No. 2 Tahun 1960

Sesuai dengan MPRS No. 2 Tahun 1960, tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia yang memiliki jiwa Pancasilais sejati berdasarkan ketentuan-ketentuan yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945 dan isi UUD 1945.

4. Menurut UNESCO

Tujuan Pendidikan Menurut Unesco  Dalam upaya meningkatkan kualitas suatu bangsa, tidak ada cara lain kecuali melalui peningkatan mutu pendidikan. Berangkat dari pemikiran itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui lembaga UNESCO (United Nations, Educational, Scientific and Cultural Organization) mencanangkan empat pilar pendidikan baik untuk masa sekarang maupun masa depan, yakni: (1) learning to Know, (2) learning to do (3) learning to be, dan (4) learning to live together. Dimana keempat pilar pendidikan tersebut menggabungkan tujuan-tujuan IQ, EQ dan SQ.

Dari tujuan pendidikan diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan mengembangkan potensi dan mencerdaskan individu dengan lebih baik. Dengan tujuan ini, diharapkan mereka yang memiliki pendidikan dengan baik dapat memiliki kreativitas, pengetahuan, kepribadian, mandiri dan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab.

Puncak  pendidikan  merupakan ketercapaiannya titik kesempurnaan kualitas hidup seseorang.Upaya  untuk meningkatkan  peran  guru  dalam pembentukan  karakter  peserta  didik pada proses   pembelajaran   di sekolah.   Guru   juga   harus   menciptakan   suasana   dan lingkungan  belajar  yang  kondusif,  nyaman  dan  hangatserta  juga  memberikan  dampak positif  terhadap  perubahan  karakter  pada  peserta  didik  yang  lebih  baik  lagi. 

Oleh karena  itu, fokus  pendidikan  diarahkan  pada  pembentukan kepribadian  unggul (karakter) dengan   menitik-beratkan   pada proses   pematangan   kualitas   logika,   hati,   akhlak,   dan keimanan manusia  (peserta  didik). 

C. Fungsi Pendidkan

Pendidikan juga memiliki fungsi diantaranya adalah mengembangkan kemampuan, membentuk watak, kepribadian agar peserta didik dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Lembaga pendidikan memiliki fungsi seperti:

1.Untuk mempersiapkan seluruh masyarakat dapat mandiri dalam mencari nafkahnya sendiri

2.Membangun serta mengembangkan minat dan bakat individu demi kepuasan pribadi dan kepentingan umum

3.Membantu melestarikan kebudayaan masyarakat

4.Menanamkan keterampilan yang dibutuhkan dalam keikutsertaan dalam berdemokrasi

5.Menjadi sumber-sumber inovasi sosial di masyarakat

D. Manfaat  Pendidikan

Pendidikan sering dikatakan sebagai proses belajar serta memperoleh berbagai pengetahuan di sekolah di dalam bentuk pendidikan formal. Tetapi sebenarnya proses pendidikan bukan hanya dimulai pada saat anak pertama kali bersekolah. Proses itu sudah dimulai ketika berada di rumah. Oleh karena itu, kita harus menyadari betapa pentingnya pendidikan. Mengapa pendidikan menjadi hal yang sangat penting bagi generasi muda? Untuk mendapatkan jawabannya, perhatikanlah beberapa manfaat pendidikan bagi generasi muda di bawah ini:

1.Pendidikan Meningkatkan Pengetahuan Informasi Sebagai Kebutuhan Manusia

Saat ini ternyata kebutuhan manusia bukan hanya terbatas pada kebutuhan sandang, pangan dan papan saja. Kebutuhan manusia yang hidup diera milenial bertambah menjadi kebutuhan sandang, pangan, papan, informasi dan ilmu pengetahuan.

Karena informasi merupakan sebuah kebutuhan manusia maka informasi juga harus dipenuhi. Informasi akan sangat bermanfaat untuk kebutuhan batiniah manusia. Tentu informasi yang bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan manusia.

Untuk itu, dengan pendidikan maka informasi yang menjadi kebutuhan manusia merupakan informasi yang berguna  untuk meningkatkan kemampuan manusia itu sendiri dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Terlebih lagi zaman selalu berubah.

Seiring dengan perkembangan zaman maka generasi muda mau tidak mau harus terus belajar dan mendapatkan pendidikan yang baik. Jangan sampai generasi muda menjadi ketinggalan zaman karena mengabaikan pendidikan.

2.Pendidikan Menciptakan Generasi Penerus Bangsa Yang Unggul

Dengan pendidikan maka generasi muda penerus bangsa akan memiliki kompetensi yang baik dan dapat bersaing dengan negara-negara lain di dunia. Sebaliknya, apabila para generasi milenial ini tidak mendapatkan pendidikan yang baik, maka kita pasti akan menjadi bangsa yang tertinggal oleh bangsa lain dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal ini sangat berhubungan dengan tersedianya berbagai jenjang pendidikan serta penjurusan yang ada. Jika hal ini dapat tercipta, maka pendidikan akan dapat melahirkan banyak generasi muda yang unggul.

3.Pendidikan sebagai Wadah Untuk Memperdalam Suatu Ilmu Pengetahuan

Tak hanya menciptakan generasi muda yang cerdas dan berbudi, pendidikan pun bisa bermanfaat bagi seseorang yang ingin memperdalam suatu disiplin ilmu yang disukainya. Hal ini dapat dirasakan jika orang tersebut terjun langsung ke dalam masyarakat. Orang tersebut akan mengabdikan dirinya kepada masyarakat dan berusaha untuk memecahkan problema yang terjadi di dalamnya.

4.Pendidikan merupakan Jalan Untuk Mendapatkan Pekerjaan Yang Diharapkan

Harus diakui jika pendidikan menjadi salah satu cara untuk mendapatkan pekerjaan yang diharapkan. Jika dilihat saat ini, mencari pekerjaan itu tidaklah mudah. Banyak sekali pesaing yang kompetitif. Tentu saja perusahaan akan menilai pertama kali calon pekerjanya melalui jenjang pendidikannya. Dengan semakin tingginya jenjang pendidikan yang dimiliki, kemungkinan untuk memperoleh pekerjaan yang diinginkan pun semakin besar.

5.Pendidikan bermanfaat untuk Membentuk Pola Pikir Yang Ilmiah

Bila diperhatikan dengan seksama, orang yang mempunyai jenjang pendidikan tinggi biasanya memiliki pola pikir yang lebih ilmiah. Mereka tidak akan sembarangan berkata tidak bijak pada orang lain. Mereka akan berfikir dengan fakta-fakta yang ada di bandingkan dari sisi emosional mereka.

6.Pendidikan Bermanfaat Untuk Mencegah Kemiskinan dan Kebodohan

Untuk mengatasi kemiskinan dan kebodohan maka kuncinya adalah belajar dengan sebaik mungkin. Dunia pendidikan memang dapat bermanfaat untuk menghindari adanya kemiskinan dan kebodohan di sebuah negara. Pendidikan akan dapat membantu seseorang memahami apa saja hal-hal yang baik dan benar. Pastinya hal ini akan membuat generasi muda menghindari berbagai tindakan bodoh yang nantinya bisa merugikan banyak pihak.

7.Pendidikan Bermanfaat Menciptakan Generasi Muda Bangsa Yang Cerdas

Bangsa yang cerdas akan diukur dari kecerdasan para generasi mudanya. Hal ini tentu akan sangat membanggakan jika negara kita memiliki generasi muda yang cerdas. Hal itu bisa terjadi melalui pendidikan. Tak hanya cerdas dari sisi akademik, pendidikan pun dapat membuat generasi muda mempunyai nilai moral serta integritas yang tinggi.  Bila hal itu terjadi, tidak mengherankan jika negara ini dapat menjadi negara yang besar dan hebat.

Pendidikan adalah investasi yang sangat baik bagi generasi muda. Mereka yang mempunyai kualitas mumpuni tentu dapat membangun negara kita menjadi lebih baik. Pendidikan adalah hal yang sangat baik untuk semua generasi. Itulah mengapa pendidikan sangatlah penting untuk dirasakan semua orang.

Post a Comment

0 Comments